Ternak Ayam Bangkok Cara Sukses Budidaya

Ternak ayam bangkok sangat mudah dilakukan. Meski begitu supaya sukses melakukan budidaya tentunya ada beberapa cara yang mesti dilakukan. Salah satu di antaranya adalah memiliki perancanaan yang matang. Dan berikut ini penamu.my.id akan berbagi pengetahuan seperti apa cara sukses tersebut. Silakan disimak!

Sebaiknya cari tahu juga mengenai kandang ternak ayam bangkok, ternak ayam bangkok lahan sempit, kandang ternak ayam bangkok sederhana, ternak ayam bangkok cepat panen, cara ternak ayam bangkok rumahan, ternak ayam bangkok berkualitas, resiko ternak ayam bangkok, cara ternak ayam bangkok pemula

Ternak Ayam Bangkok Cara Sukses Budidaya

Jenis ayam bangkok kemungkinan sudah tidak asing di kalangan para pecinta ayam pengaduan. Sesuai dengan namanya, spesies ayam ini berasal dari Thailand dan sudah dianggap sebagai salah satunya jenis ayam petarung berkualitas.

Ayam bangkok memiliki watak petarung dan psikis kuat seperti ayam liar yang bertanding mati-matian sampai mati untuk menjaga daerah kekuasaannya.

Tingginya ketertarikan penggemar unggas pada jenis ayam bangkok jadikan kesempatan usaha ternak ayam bangkok makin terbuka. Biasanya budidaya ayam bangkok dilaksanakan untuk melanjutkan garis turunan ayam bangkok berprestasi.

Cara Ternak Ayam Bangkok

Walau jenis ayam ini benar-benar disukai dan terkenal di kalangan pecinta ayam, tetapi rupanya beberapa orang memandang memiara ayam bangkok malah kurang untung. Karena keuntungan yang dibuat dipandang tidak seperti ternak ayam petelur atau ayam pedaging yang permohonannya lumayan tinggi di pasar.

Tetapi budidaya ayam bangkok tidak dapat disepelekan demikian saja, karena ternak ayam jenis ini mempunyai potensi bisa juga hasilkan keuntungan banyak jiak dilaksanakan secara tepat.

Berikut ini ialah beberapa cara pas untuk beternak ayam bangkok yang dapat kita coba, diantaranya:

1. Pilih Indukan Berkualitas Kalau Mau Ternak Ayam Bangkok

Kunci sukses ternak ayam bangkok ialah penyeleksian indukan yang berkualitas. Seharusnya, tentukan indukan yang kelihatan aktif, gesit, sehat, tidak cacat atau sakit. Kualitas bibit nanti dikuasai langsung oleh kualitas indukan dan beberapa faktor yang lain.

2. Perhatikan Kandang Ternak Ayam Bangkok

Biasanya, ada tiga jenis kandang yang kerap dipakai oleh para peternak ayam bangkok, yakni kandang umbaran unit, kandang postal, dan kandang tidur. Peletakan kandang-kandang ini jangan asal-asalan karena ada faktor-faktor yang penting jadi perhatian, diantaranya:

  1. Lokasi kandang ayam bangkok harus memiliki jarak minimum 5 m dari kandang ayam yang lain, jika ada ayam jenis yang lain dipiara
  2. Upayakan tanah tempat berdirinya kandang mempunyai kontur datar dan ada banyak pohon perlindungan disekelilingnya. Maksudnya agar perputaran udara dan cahaya matahari ke kandang ayam selalu terlindungi dengan baik
  3. Yakinkan kandang mempunyai aliran air yang lancar tanpa sumbatan apa saja hingga saat hujan tidak menggenangi lingkungan sekelilingnya atau menjadi sarang nyamuk
  4. Tentukan lokasi kandang yang berumput, karena pada intinya ayam menyenangi rumput sebagai makanan alternatif serat badan
  5. Kandang harus menghadap ke matahari keluar dan sejalur dengan arah angin supaya terbebas dari beragam penyakit yang berada di luar kandang
    Berikan pagar pada kandang secara tetap memakai semen dan batu bata. Bila ingin lebih irit, pagar dapat dibikin dari bambu atau kawat

3. Menjaga Bibit Kalau Mau Ternak Ayam Bangkok

Sesudah ayam-ayam bangkok betina bertelur, karena itu persiapkan kandang lain untuk menempatkan telur-telurnya. Diamkan para indukan mendekami telurnya di kandang itu sampai menetas.

Sesudah telur menetas, pisah bibit ayam bangkok dari indukannya, selanjutnya rawat bibit dengan baik supaya hasilkan ayam bangkok dewasa yang berkualitas unggul.

Janganlah lupa juga untuk memerhatikan permasalahan pakan bibit ayam bangkok yang baru menetas. Beberapa peternak ayam bangkok berasumsi, saat anak ayam berumur 1-2 hari karena itu cukup dikasih air.

Argumennya ialah keperluan gizi anak ayam itu bisa dipenuhi dengan gizi dari kuning telur yang menempel pada bulu-bulunya. Tetapi, sesudah melalui umur itu peternak umumnya memberikan pakan berbentuk pur, pelet, atau konsenstrat yang diberi dengan jumlah seperlunya.

4. Suplemen Tambahan Penting Kalau Ternak Ayam Bangkok

Anakan ayam bangkok yang sudah berumur 1-4 bulan sudah dapat dikasih pakan dengan formasi yang lain berbentuk kombinasi beberapa pakan. Bahan yang dapat kita campur ialah susu bubuk untuk bayi dan pur dengan perbedaan sekitar 1:5.

Pemberian suplemen seperti ini bermanfaat untuk pembangunan tulang, bulu-bulu, otot, dan anggota badan anak ayam yang lain. Dengan demikian, perkembangan anak-anak ayam bangkok juga semakin lebih sehat dan maksimal.

5. Mengambil Bulu-bulu Anak Ayam Bangkok

Harus dipahami, anak ayam Bangkok yang mempunyai bulu-bulu terlampau lebat malah habiskan jatah nutrisi dari konsumsi makanan yang terterima oleh badannya . Maka tidak boleh bingung bila sebagian besar peternak ayam bangkok selalu mengambil beberapa bulu-bulu anak ayam itu saat capai umur tiga minggu.

Tetapi pencabutan ini tidak bisa dilaksanakan asal-asalan. Bulu-bulu yang dipotong cuman di bagian sayap atau ekornya. Saat anak ayam capai umur 2 bulan, karena itu bulu-bulu yang rontok disekitaran tempat punggung dan leher harus juga ditarik. Pencabutan ini mempunyai tujuan supaya peresapan makanan dapat semakin maksimal untuk perubahan ayam-ayam itu.

6. Perawatan Intens Penting Diperhatikan Kalau Tenak Ayam Bangkok Supaya Produktif

Sebaiknya bila ayam bangkok dipiara dalam kandang khusus mulai dari awalnya sampai umur 6 bulan. Disamping itu, juga bisa ayam-ayam ini masih tetap ditaruh di kandangnya sampai bulu-bulu rawis dan bulu-bulu disekitaran tempat leher tumbuh.

Hal ini dilaksanakan untuk menghindar lenyapnya energi dalam tubuh ayam karena kebanyakan melakukan aktivitas. Bila ingin masih tetap memberi ayam-ayam itu waktu khusus untuk sekedar berlarian, kasih waktu sekitaran 30 menit sehari-harinya.

Asal Ayam Bangkok

Ayam bangkok berasal dari Thailand. Menurut riwayat, ayam ini diketemukan saat warga di tempat masih mendapati ras ayam petarung namanya King’s Chicken. Ayam ini dijumpai mempunyai gempuran mematikan dengan pergerakan cepat dan benar-benar pintar.

Sementara di Cina, ayam ini lebih dikenali dengan panggilan Leung Hang Zhao. Para warga Cina waktu itu benar-benar menyukai aktivitas beradu ayam jago atau sabung ayam. Dari aktivitas berikut, ayam-ayam berkualitas unggul dikawinkan dengan ayam bangkok untuk memperoleh ras ayam baru yang lebih baik.

Tebaran ayam bangkok di Indonesia satu diantaranya ada di Kota Tuban, Jawa Timur. Walau riwayat penebarannya tidak demikian terang, tetapi hingga saat ini ayam bangkok sudah dikenali secara luas di kalangan warga lokal atau warga Indonesia secara luas. Khususnya, kalangan pecinta ayam petarung.

Warga lokal kerap memasangkan ayam bangkok dengan ayam betina lokal. Walau tidak turunan murni, ayam bangkok yang tersebar di pasar ini masih mempunyai ciri-ciri dan watak fisik ayam bangkok asli.

Jenis Ayam Bangkok

Ayam Bangkok dibagi jadi tujuh barisan sesuai warna bulu-bulunya. Berikut ini ialah beberapa jenis ayam bangkok, diantaranya:

  • Ayam Bangkok Putih

Seperti namanya, ayam Bangkok ini mempunyai bulu-bulu warna dasar putih

  • Ayam Bangkok Wiring

Ayam Bangkok jenis wiring mempunyai warna dasar hitam komplet dengan ekor warna kuning kemerahan dan bulu-bulu rawis

  • Ayam Bangkok Wangkas

Jenis ayam bangkok wangkas sebagai jenis yang serupa dengan wiring karena rawisnya mempunyai warna kuning kemerahan

  • Ayam Bangkok Jali

Ciri-ciri khusus ayam bangkok jali ialah warna dasar bulu-bulu blirik yang sebetulnya kombinasi dari beragam warna, seperti hitam, putih, dan merah

  • Ayam Bangkok Klawu

Ayam Bangkok jenis klawu lebih gampang dideteksi karena mempunyai warna dasar abu-abu

  • Ayam Bangkok Blorok

Ayam bangkok ini sebagai jenis yang mempunyai bulu-bulu bertotol dari beragam kelompok warna, seperti merah, hitam, dan putih.

  • Ayam Bangkok Jragen

Tidak susah mengenali ayam bangkok jragen karena ayam ini memiliki bulu-bulu dengan warna dasar hitam pekat.

Analisis Usaha Ternak Ayam Bangkok

Saat sebelum mengawali usaha peternakan ayam bangkok, yakinkan kita lakukan analisis lebih dulu berkenaan kekuatan keuntungan dan resiko yang peluang ditemui. Berikut tahapan analisis ternak ayam bangkok, yakni:

1. Rencana Ternak Ayam bangkok

Rencana dalam usaha ternak ayam bangkok mencakup marketing produk, sasaran customer, dan perlengkapan yang dibutuhkan dalam usaha budidaya.

Pada umumnya, marketing ayam secara dapat dilaksanakan dengan menyuplainya ke pasar, rumah makan, dan swalayan atau supermarket disekitaran lingkungan kita. Namun untuk ayam bangkok, marketing dapat diperuntukkan pada penggemar yang disebut customer prospektif.

2. Modal Investasi Ternak Ayam Bangkok

Minimal untuk mengawali usaha ternak ini diperlukan modal awalnya sekitaran 11 juta. Modal itu dipakai untuk pembikinan kandang dan pembelian perlengkapan.

Perlengkapan yang diperlukan diantaranya ayakan, terpal, timba, selang, timbangan, tempat pakan dan minum. Kita bisa juga beli mesin giling pakan agar membuat kombinasi pakan secara berdikari.

3. Ongkos Masih tetap, Faktor dan Operasional Ayam Bangkok

Menjalan sebuah usaha tentu saja membutuhkan biaua masih tetap uang dikurangkan dari investasi awalnya. Ongkos masih tetap di sini ialah pembikinan kandang dan penyediaan bibit. Untuk pebisnis yang sewa tempat, karena itu diharuskan keluarkan dana extra supaya peternakan ayam bangkok bisa jalan.

Selain itu, ada juga ongkos faktor untuk keperluan listrik, pakan, vaksin, air dan beberapaya. Selanjutnya usaha ternak membutuhkan ongkos operasional untuk perawatan yang sudah dilakukan oleh pegawai atau karyawan.

4. Penghasilan / Keuntungan Ternak Ayam Bangkok

Keuntungan yang didapat dari ternak bangkok cukup menarik. Dengan target sasaran penggemar, karena itu harga ayam bangkok condong gelap, terutama untuk ayam berprestasi dan mempunyai kekhasan tertentu.

4 Tipe Ayam Jago Bangkok yang Harganya Bikin Melongo

Berikut ini ada jenis atau 4 Tipe Ayam Bangkok Paling Mahal di antara jenis ayam lainnya. Dalam riwayat narasi rakyat, ayam jago Bangkok ada dalam cerita-kisah seperti Kinantan, Ciungwanara dan Cindelaras. Sekarang walau ayam Bangkok dilarang untuk diadu sebagai gelaran judi, ayam Bangkok masih tetap terkenal karena ketertarikan untuk memiaranya tinggi sekali. Berikut tipe ayam Bangkok termahal pada harga buat melongo:

Ayam Jago Bangkok Ai Jae

Tipe ayam Bangkok yang pertama ialah ayam Bangkok Ai Jae asli dari Thailand. Ayam Bangkok yang ini secara performa sebetulnya seperti ayam Bangkok secara umum. Tetapi pencinta ayam Bangkok pasti mengenal bedanya.

Ayam Bangkok Ai Jae jadi ayam Bangkok paling mahal di dunia, di mana dia dipandang sebesar Rp1,2 miliar.

Ayam Jago Bangkok Kombinasi Tiga Darah

Tipe ayam Bangkok selanjutnya yakni ayam Bangkok kombinasi tiga darah. Tujuannya ayam ini kombinasi rasa ayam bangkok, ayam birma dan ayam Saigon.

Selainnya kombinasi itu punya pengaruh pada performanya, kombinasi tiga darah itu dipercaya turunkan karakter unggul dari tiap-tiap ras.

Walau tidak sefantastis harga ayam jago Bangkok Ai Jae, tetapi untuk Anda yang cuman ingin memiaranya sebagai hoby, Anda perlu mengambil kantong sekitaran Rp350 juta untuk memiliki. Harganya yang mahal menegaskan bahwa ini masuk dalam kategori ayam aduan terbaik.

Ayam Jago Bangkok Cemani Ayam aduan terbaik

Tipe ayam Bangkok setelah itu ayam Cemani, yaitu ayam Bangkok asli Indonesia. Ayam cemani benar-benar gampang dikenal dari performanya, karena semua badannya warna hitam.

Kekhasan itu membuat mempunyai harga setinggi langit yang tidak main-main. Harga ayam Bangkok Cemani ini bekisar di antara Rp25 juta sampai Rp40 juta tergantung dari umurnya. harganya yang mahal menegaskan bahwa ini jenis ayam aduan terbaik yang dijual dan layak dipertimbangkan untuk dimiliki.

Ayam Jago Bangkok Brahma ayam aduan terbaik

Tipe ayam Bangkok satu ini datang dari India. Ayam Brahma mempunyai performa yang elok di mana bulu-bulunya dikuasai warna putih bersih. Warna hitamnya cuman ada di bulu-bulu ekornya dan lehernya.

Menariknya juga, ke-2  kaki ayam Brahma disanggupi bulu-bulu putih hingga seperti terlihat menggunakan celana. Selainnya ayam Brahma putih, ada juga ayam Brahma emas, ayam Brahma emas dikuasai bulu-bulu warna cokelat ceria yang lebat.

Ayam Brahma mempunyai tinggi rerata 70 cm, sebagai perbedaan ayam daerah cuman mempunyai tinggi 40 cm. Hingga ayam Brahma terlihat seperti ayam raksasa. Harga ayam Bangkok Brahma dibandrol sampai Rp7 juta-an tergantung dari usia dan beratnya. Ini juga merupakan salah satu Ayam aduan terbaik di antara jenis ayam lainnya yang ada.

Makanan Ayam Bangkok

Makanan-Ayam-Bangkok
Makanan-Ayam-Bangkok

Seperti hewan yang lain, dalam beternak ayam bangkok, pakan atau Makanan Ayam Bangkok jadi factor yang penting. Bila kamu inginkan ayam yang sehat, kuat, dan kuat, beri pakan ayam bangkok yang pas, baik tipe, waktu, atau langkah memberinya.

Keperluan gizi ayam bangkok pada tiap tahapan perkembangannya tidak sama. Maka dari itu, pakan yang diberi pada ayam juga berlainan, bergantung umurnya. Tulisan berikut ini membahas tahapan pemberian pakan atau Makanan Ayam Bangkok yang pas berdasar umur ayam.

Makanan Ayam Bangkok atau Pakan Ayam Bangkok Untuk Umur 2 Hari – 2 Minggu

Salah satunya langkah menjaga ayam bangkok yang betul ialah memberi pakan di saat yang pas, yakni setelah berumur dua hari. Sebelumnya, ayam anakan cukup dikasih air minum yang juga bisa digabung vitamin.

Karena pada umur ini ayam masih kecil dan kurang kuat, makanan yang diberi harus memiliki tekstur lembut. Anak ayam masih belajar untuk mematuk dan tidak dapat menelan makanan yang ukuran semakin besar.

Zat nutrisi yang paling diperlukan ayam bangkok pada umur ini ialah lemak serta protein. Maka dari itu, pakan yang baik untuk diberi ialah pakan ayam pedaging. Selainnya tinggi lemak serta protein, ukuran cocok dan wewangiannya juga dicintai anak ayam.

Makanan Ayam Bangkok atau Pakan Ayam Bangkok Untuk Umur 2 Minggu – 1 Bulan

Mencapai umur dua minggu, ketrampilan anak ayam bangkok untuk mematuk telah makin baik, bahkan juga mulai aktif cari sendiri makanan disekelilingnya. Dia juga sanggup makan makanan yang memiliki ukuran cukup besar.

Di umur ini, keperluan anak ayam akan gizi berbeda. Untuk jaga supaya perkembangannya masih tetap normal, kandungan lemak pada pakan ayam harus dikurangkan. Formasi zat nutrisi yang terbaik untuk anak ayam umur ini ialah protein 20%, serat 6%, dan lemak 3%.

Tipe Makanan Ayam Bangkok atau makanan yang umum diberi di umur ini ialah kombinasi di antara bekatul, jagung, dan tepung ikan dengan perbadingan 3:2:1. Tetapi, makanan yang digabung sendiri dengan manual tidak bisa diukur nilai gizinya secara tepat hingga dapat beralih-alih.

Untuk pastikan formasi gizinya sesuai keperluan anak ayam, banyak peternak yang pilih memakai pakan khusus, seperti HI-PRO-VITE 591. Karena dibikin di pabrik, perbedaan masing-masing zat nutrisi dalam pakan ini telah diukur dengan tepat dan imbang.

Makanan Ayam Bangkok atau Pakan Ayam Bangkok Untuk Umur 1-3 Bulan

Pada bentang umur ini, anak ayam mulai dilepaskan dari kandang atau diobral, tapi harus terbatasi karena masih rawan pada penyakit. Saat anak ayam berumur 1 bulan, pengumbaran dapat dilaksanakan paling lama 1 jam tiap hari dan pada usia dua bulan, optimal 2 jam tiap hari.

Periode pengumbaran ini penting terlebih bila KAMU memiara atau membudidayakan ayam bangkok birma. Tipe ayam yang ini benar-benar populer aktif, gesit, dan cekatan. Bila selalu ditahan, ayam bisa menjadi malas bergerak.

Pakan ayam bangkok atau Makanan Ayam Bangkok yang terbaik untuk umur ini ialah makanan khusus yang berkode 591,592, dan 593. Code yang dipakai memperlihatkan tingkatan umurnya, yakni:

  • code 591 untuk anak ayam umur 1 bulan;
  • code 592 untuk anak ayam umur 2 bulan; dan
  • code 593 untuk anak ayam berumur tiga bulan.

Supaya ayam cepat gendut, beberapa peternak memberi kyojin atau pakan ayam-raksasa di umur dua bulan. Pakan ini berbentuk kombinasi serbuk enzim dan bahan yang lain tinggi protein, lemak, dan kalsium dan biasa diberi oleh beberapa peternak ayam shamo di Jepang.

Leave a Reply